Langsung ke isi
Mushaf Al‑Munawwir

Mushaf bersanad,dari Makkahke Krapyak.

atau beli mushafnya · [harga A5]

Langkah 01. Dua puluh satu tahun,di Tanah Haram.

1888–1909. Enam belas tahun di Makkah, lima tahun di Madinah. Hafalan 30 juz bersanad dari Syeikh Abdul Karim Umar al-Badri, qira'at sab'ah dari Syeikh Yusuf Hajar.

Sanad qira'at sab'ah

bersambung
  1. Rasulullah ﷺ
  2. para imam qira'at dan guru-guru di Haramain
  3. Syeikh Yusuf Hajar · Makkah
  4. KH. M. Munawwir · Krapyak

Hafalan 30 juz bersanad dari Syeikh Abdul Karim Umar al-Badri.

Lihat sanad lengkap

1909, pulang ke Jawa.

Setelah 21 tahun, beliau menyeberangi samudra membawa sanad itu pulang, berlabuh di pesisir utara, lalu berjalan ke selatan.

Langkah 02. Dari hutan Krapyak,pesantren Al-Qur'an.

1909–1911. Atas saran KH. Sa'id Cirebon, beliau pindah dari Kauman ke dusun Krapyak yang masih berupa hutan, sekitar 1,5 km di selatan Plengkung Gading. Santri mulai menetap.

Sumbu filosofi Yogyakarta

TuguKratonPlengkung GadingPanggung Krapyak± 1,5 kmPesantren
Skema, bukan peta berskala.

Langkah 03. Satu guru,sanadnya ke seluruh Jawa.

1910–1942. Dari Krapyak, para murid membawa bacaan yang sama ke pesantren mereka sendiri.

Pilih murid untuk melihat jalurnya

Langkah 04. Wafat 1942,cahayanya diteruskan.

1942–2021. Beliau wafat pada 6 Juli 1942 dan dimakamkan di Dongkelan. Pesantren tumbuh di tangan putra-putra dan menantu beliau, generasi demi generasi.

Estafet pengasuh

Foto arsip hitam-putih rombongan santri Krapyak masa KH. M. Munawwir
Foto arsip, dari artikel biografi di mushafalmunawwir.com.
  1. KH. M. Munawwirpendiri, wafat 1942
  2. KH. R. Abdullah Affandi Munawwirsetelah 1942
  3. KH. R. Abdul Qodir Munawwir1941–1968
  4. KH. Ali Maksums.d. 1989
  5. KH. Zainal Abidin Munawwir1989–2014
  6. KH. R. M. Najib Abdul Qodirwafat 4 Januari 2021

Urutan dan tahun menunggu konfirmasi yayasan.

Langkah 05. Hari ini,sanad itu dijaga cucunya.

KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir Munawwir memimpin Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Bacaan yang sama kini tercetak di Mushaf Al-Munawwir.

foto resmi
menyusul

KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir Munawwir

Pimpinan pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak

[pesan singkat beliau, menunggu dari yayasan]
Mushaf Al-Munawwir, sampul kuning dan hitam

Mushaf Al‑Munawwir

Dicetak Yayasan Syiar Mushaf Al-Munawwir di Krapyak, dengan halaman sanad yang menyambungkan bacaannya sampai KH. M. Munawwir. Tersedia dalam beberapa ukuran dan pilihan warna sampul.

  • Ukuran A5 · 14,8 × 21 cm
  • Bersanad
  • Dikirim dari Yogyakarta

[harga A5]

Pilihan ukuran dan warna sampul Mushaf Al-Munawwir

Wakaf yang bisa Anda pantau sampai diterima.

Rp50.000 per mushaf. Pilih lembaga penerima sendiri, atau serahkan ke yayasan untuk yang paling membutuhkan.

  1. DibayarSertifikat wakaf dan tautan pantau dikirim ke email Anda.
  2. DisiapkanYayasan menyiapkan mushaf untuk lembaga penerima.
  3. DikirimNomor resi dan tautan lacak muncul di halaman pantau.
  4. DiterimaFoto serah terima tampil sebagai bukti.

Sebaran mushaf wakaf

Peta dan angka penyaluran tampil di sini setelah penyaluran pertama. Tanpa nama wakif.

Buka halaman sebaran